Jumat, 10 Februari 2012

Menguak Misteri Al-Mahdi & Pasukan Panji Hitam (Part 2)



                 Namun, ada juga beberapa sisi perbedaan antara Ashabu Ar-Raayati Suud dengan Taliban maupun Al-Qaeda. Berikut kajian tim MoslemHytech :
Pertama, AshabuAr-Raayati Suud dalam beberapa periwayatan dikatakan menggunakan persenjataan tradisional, bukan senjata modern seperti Taliban maupun Al-Qaeda. Taliban dan Al-Qaeda menggunakan persenjataan modern untuk melawan musuh-musuh kafir. mulai dari pistol, senapan serbu, senapan mesin, granat, peluncur roket, ranjau tanah dan lain sebagainya yang tentunya berkebalikan dengan berbagai periwayatan. Tapi, menurut seorang ahli fisika besar dunia, Albert Einstein menyatakan bahwa peradaban di dunia ini layaknya hukum fisika. Semuanya akan mencapai tingkat tertinggi sehingga semuanya akan menjadi tidak efektif lagi, kemudian orang-orang akan kembali ke arah natural dan tradisional. Albert Einsten mengatakan "Aku tidak tahu senjata apa yang akan digunakan dalam Perang Dunia III, yang ku tahu pasti, kita akan menggunakan batu dan kayu sebagai senjata dalam perang berikutnya.".
Kedua, Ashabu Ar-Raayati Suud akan muncul saat terjadi perebutan kekayaan oleh 3 anak khalifah. Hal ini di tegaskan dalam sabda rasul "Akan berperang tiga orang di sisi perbendaharaan kalian. Mereka semua adalah putra khalifah. Tetapi tak seorang pun diantara mereka yang berhasil menguasainya. Kemudian muncul bendera-bendera hitam dari arah timur..." mengindikasikan bahwa kemunculan Ashabu Ar-Raayati Suud pada saat terjadi huru-hara di bawah pemerintahan suatu kekhalifahan pastilah untuk meredakan kegoncangan yang terjadi. Sedangkan Taliban dan Al-Qaeda bergerak pertama kali untuk melawan pendudukan kaum kafir di wilayahnya dan juga membantu pejuang lain di Palestina.
                  Itulah beberapa perbedaan-perbedaan hasil kajian tim MoslemHytech. Semua fakta yang telah dibeberkan diatas berdasarkan hadits dan realita yang ada. Tetapi itu semua membuat kita tetap kagum terhadap perjuangan dan keberanian para Taliban dan Al-Qaeda dalam jihad fi sabilillah.


C. Dimulainya huru-hara dunia dan munculnya Al-Mahdi
                    Dalam hadist riwayat sahabat Tsauban maula Rasulullah SAW. bersabda :
<script>
"Akan berperang tiga orang di sisi perbendaharaan kalian. mereka semua adalah putera khalifah. Tetapi tak seorang pun di antara mereka yang berhasil menguasainya. Kemudian muncul bendera-bendera hitam dari arah timur, lantas mereka membunuh kalian dengan suatu pembunuhan yang belum pernah dialami oleh kaum sebelum kalian." Kemudian Rasulullah menyebutkan sesuatu yang aku tidak hafal, lalu beliau bersabda, "Maka jika kamu melihatnya, berbai'atlah kepada mereka walaupun dengan merangkak di atas salju."


                    Hadist ini merupakan hadist shahih tentang kemunculan Ashabu Ar-Raayati Suud. Sanadnya dishahihkan oleh para ulama hadist. Maka atas keshahihan hadist ini kita dapat jadikan sebagai suatu titik tolak dalam pembahasan keadaan akhir zaman. 


                     Dalam hadist ini dikisahkan bahwa tanda-tanda akhir zaman di saat munculnya Al-Mahdi adalah sebagai berikut :
Pertama, di akhir zaman akan terjadi persengketaan besar antara putra-putra khalifah. Kemudian, Al-Mahdi bersama pasukannya akan muncul untuk meredakan huru-hara tersebut. Inilah kondisi yang melatar belakangi munculnya Al-Mahdi dan pengikutnya.
Kedua, terjadinya konflik besar yang menyebabkan terjadinya suatu pembunuhan yang mengerikan. Ini tersirat dari kalimat dalam hadist diatas "....lantas mereka membunuh kalian dengan suatu pembunuhan yang belum pernah dialami oleh kaum sebelum kalian."
Ketiga, pada saat itu penyebaran Islam yang dibawa pengikut Al-Mahdi telah sampai di Eropa. Dalam hadist dikatakan "Maka jika kamu melihatnya, berbai'atlah kepada mereka walaupun dengan merangkak di atas salju." mengindikasikan bahwa penyebaran Islam telah sampai dan meluas di daerah bersalju yaitu Eropa.
Keempat, penalukan daerah Eropa. Merujuk pada kalimat terakhir hadist riwayat Tsauban ini,  "Maka jika kamu melihatnya, berbaiatlah kepada mereka walaupun dengan merangkak di atas saju." Dari sini dapat kita simpulkan bahwa Al-Mahdi beserta pasukannya berhasil menaklukkan Eropa sehingga Eropa dapat di-Islamkan.
                   Mengenai keadaan Al-Mahdi beserta pasukannya pada awalnya telah disebutkan dalam hadist yang berbunyi: 
<Script>
"Seseorang dari umatku akan dibai'at di antara rukun dan maqam oleh orang-orang sejumlah sahabat yang ikut perang Badar. Para tokoh masyarakat dari Syam dan orang-orang yang mulia dari Irak berdatangan untuk membai'at. Maka sebuah pasukan dari Syam dikirim untuk memeranginya, namun tatkala pasukan dari Syam dikirim untuk memeranginya, namun tatkala pasukan tersebut sampai di daerah Baida', tiba-tiba seluruh pasukan tersebut ditenggelamkan ke dalam perut bumi. Setelah itu seorang laki-laki dari Quraisy -yang mempunyai paman dari pihak ibu dari suku Kalb- datang untuk memeranginya, namun Allah mengalahkan mereka. Sungguh merugilah pada hari itu orang yang tidak menyaksikan harta rampasan perang Kalb."


                 Apabila kaum Muhajirin dan Anshar dalam perang Badar hanyalah sekelompok orang beriman dan sangat sedikit jumlahnya. Maka demikian pula dengan Al-Mahdi, ia hanya memiliki sedikit pengikut pada awalnya. Sedangkan diluar Mekah dan Madinah adalah daerah kekuasaan Dajjal, dan para pasukan kafir keluar dari arah Syam untuk menghancurkan Al-Mahdi dan pasukannya, tetapi mereka tidak berhasil karena ditenggelamkan Allah di suatu daerah yang dalam hadist disebut Baida'.

                   Islam pada saat itu akan tampak asing bagi dunia, sebagaimana yang dijelaskan dalam sabda Rasulullah SAW. :
<Script>
Dari Ibnu Umar bahwasanya Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya Islam bermula dalam keadaan asing, dan kelak ia akan kembali asing sebagaimana dahulu ia bermula dalam keadaan asing, dan sesungguhnya Islam akan kembali ke sarangnya di antara dua masjid (masjid Al-Haram di Makkah dan masjid Nabawi di Madinah) sebagaimana seekor ular akan kembali ke lubang sarangnya."


                       Nanti pada hari mendekati pertempuran akhir zaman, Islam akan berpusat di dua tempat yaitu Mekkah dan Madinah. Umat Islam akan menjadikan Mekkah dan Madinah sebagai benteng pertahanan, sebagaimana hadist rasul "...dan sesungguhnya Islam benar-benar akan menjadikan Hijaz sebagai benteng perlindungan sebagaimana berlindungnya kambing gunung betina di puncak gunung.".


D. Pertempuran melawan pasukan As-Sufyani
                      Sebagai kelompok mujahidin yang membawa misi pembelaan agama Allah, Al-Mahdi besaerta pengikutnya tentu siap dengan kemungkinan serangan musuh-musuh Allah. Baik musuh dari kalangan orang kafir yang akan meruntuhkan kekhalifahan Al-Mahdi dan menghancurkan Islam, maupun musuh dari penguasa-penguasa lokal muslim yang mempunyai ambisi kekuasaan.


                       Serangan pertama ditujukan untuk meruntuhkan kekuasaan kekhalifahan Al-Mahdi adalah serangan seorang penguasa Syam yang bernama  As-Sufyani. Nama itu adalah nama julukan, layaknya kaisar untuk raja Romawi, Fir'aun untuk raja Mesir, Kisra untuk raja Persia dan Najasyi nama julukan untuk raja Habasyah. Hal ini telah dijelaskan dalam hadist riwayat Abu Hurairah ra. bahwa Nabi Muhammad SAW. bersabda, "Seseorang yang dipanggil As-Sufyani akan keluar dari dalam Damaskus. Kebanyakan dari pengikutnya adalah dari kabilah Kalb. Ia akan membunuh sehingga perut wanita dibelah dan anak-anak dibunuh, sehingga kabilah Qais bersatu untuk melawannya, dan ia pun membantai mereka sampai kepada orang yang paling lemah dari mereka. Lantas seseorang dari Ahlulbaitku keluar menuju Harrah. Kabarnya didengar oleh As-Sufyani sehingga ia memberangkatkan satu pasukan dari pasukannya. Pasukan ini dapat dikalahkan. Maka As-Sufyani sendiri berangkat bersama pasukannya. Tatkala mereka sampai di Baida' mereka pun ditelan bumi. Tidak ada seorang pun yang selamat kecuali orang yang mengabarkan kejadian itu."
  
E. Jihad menaklukkan jazirah Arab

8 komentar:

hzndi mengatakan...

im here

bazokawap mengatakan...

nice blog

bazokawap mengatakan...

follow my back.. :D

Muhammad Rahman Haryokusumo mengatakan...

Aku mau menjadi pasukan panji hitam yang modern.

ANNAS mengatakan...

Hari ini kaum Muslimin berada dalam situasi di mana aturan-aturan kafir sedang diterapkan. Maka realitas tanah-tanah Muslim saat ini adalah sebagaimana Rasulullah Saw. di Makkah sebelum Negara Islam didirikan di Madinah. Oleh karena itu, dalam rangka bekerja untuk pendirian Negara Islam, kita perlu mengikuti contoh yang terbangun di dalam Sirah. Dalam memeriksa periode Mekkah, hingga pendirian Negara Islam di Madinah, kita melihat bahwa RasulAllah Saw. melalui beberapa tahap spesifik dan jelas dan mengerjakan beberapa aksi spesifik dalam tahap-tahap itu

Tentara Daulah Islam Melayu mengatakan...

Ad Daulatul Islamiyah Melayu
Khilafah Islam Akhir Zaman

Kami mengundang Kaum Mukminin-Mukminat
Dari seluruh Dunia untuk bergabung bersama kami
Menjadi Tentara Islam The Man from The East of Imam Mahdi
as A New World Religion Bangsa Islam Akhir Zaman.

Kami mengundang Anda Menjadi Bagian Bangsa Islam berdasar Aqidah Islam
Bukan Menjadi bagian dari Bangsa-bangsa berdasarkan Daerah

Kunjungi Undangan kami Kehadiran anda kami tunggu di
di http://dimelayu.co.gp


ainun salsabila mengatakan...

BENTUKLAH PASUKAN MILITER PADA SETIAP ZONA ISLAM
SAMBUTLAH UNDANGAN GUBERNUR MILITER ISLAM

Untuk para Rijalus Shaleh dimana saja kalian berada,
bukankah waktu subuh sudah dekat? keluarlah dan hunuslah senjata kalian.

Firman Allah: at-Taubah 38, 39
Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu jika dikatakan orang kepadamu: “Berperanglah kamu pada jalan Allah”, lalu kamu berlambat-lambat (duduk) ditanah? Adakah kamu suka dengan kehidupan didunia ini daripada akhirat? Maka tak adalah kesukaan hidup di dunia, diperbandingkan dengan akhirat, melainkan sedikit
sekali. Jika kamu tiada mahu berperang, nescaya Allah menyiksamu dengan azab yang pedih dan Dia akan menukar kamu dengan kaum yang lain, sedang kamu tiada melarat kepada Allah sedikit pun. Allah Maha kuasa atas tiap-tiap sesuatu.

Firman Allah: al-Anfal 39
Dan perangilah mereka sehingga tidak ada fitnah lagi, dan jadilah agama untuk Allah.

Peraturan dan undang-undang ciptaan manusia itu adalah kekufuran, dan setiap kekufuran itu disifatkan Allah sebagai penindasan, kezaliman, ancaman, kejahatan dan kerusakan kepada manusia di bumi.

Allah Memerintahkan Kami untuk menghancurkan dan memerangi Pemerintahan dan kedaulatan Sekular-Nasionalis-Demokratik-Kapitalis yang mengabdikan manusia kepada sesama manusia karena itu adalah FITNAH

Firman Allah: al-Hajj 39, 40
Telah diizinkan (berperang) kepada orang-orang yang diperangi, disebabkan mereka dizalimi. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa untuk menolong mereka itu. Iaitu
orang-orang yang diusir dari negerinya, tanpa kebenaran, melainkan karena mengatakan: Tuhan kami ialah Allah

Firman Allah: an-Nisa 75
Mengapakah kamu tidak berperang di jalan Allah untuk (membantu) orang-orang tertindas. yang terdiri daripada lelaki, perempuan-perempuan dan kanak-kanak .
Dan penindasan itu lebih besar dosanya daripada pembunuhan(al-Baqarah 217)

Firman Allah: at-Taubah 36, 73
Perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagai mana mereka memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahawa Allah bersama orang-orang yang taqwa. Wahai Nabi! Berperanglah terhadap orang-orang kafir dan munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka.

Firman Allah: at-Taubah 29,
Perangilah orang-orang yang tidak beriman, mereka tiada mengharamkan apa yang diharamkan Allah dan Rasul-Nya dan tiada pula beragama dengan agama yang benar, (iaitu) diantara ahli-ahli kitab, kecuali jika mereka membayar jizyah dengan tangannya sendiri sedang mereka orang yang tunduk..

Bentuklah secara rahasia Pasukan Jihad Perang setiap Regu minimal dengan 3 Anggota maksimal 12 anggota per desa / kampung.
Siapkan Pimpinan intelijen Pasukan Komando Panji Hitam secara matang terencana, lakukan analisis lingkungan terpadu.

Apabila sudah terbentuk kemudian Daftarkan Regu Mujahid
ke Markas Besar Angkatan Perang Pasukan Komando Bendera Hitam
Negara Khilafah Islam Ad Daulatul Islamiyah Melayu

Mari Bertempur dan Berjihad dalam Naungan Pemerintah Khilafah Islam, berpalinglah dari Nasionalisme (kemusyrikan)

Masukan Kode yang sesuai dengan Bakat Karunia Allah yang Antum miliki.

301. Pasukan Bendera Hitam
Batalion Pembunuh Thogut / Tokoh-tokoh Politik Musuh Islam

302. Pasukan Bendera Hitam Batalion Serbu
- ahli segala macam pertempuran
- ahli Membunuh secara cepat
- ahli Bela diri jarak dekat
- Ahli Perang Geriliya Kota dan Pegunungan

303. Pasukan Bendera Hitam Batalion Misi Pasukan Rahasia
- Ahli Pelakukan pengintaian Jarak Dekat / Jauh
- Ahli Pembuat BOM / Racun
- Ahli Sandera
- Ahli Sabotase

304. Pasukan Bendera Hitam
Batalion Elit Garda Tentara Khilafah Islam

305. Pasukan Bendera Hitam Batalion Pasukan Rahasia Cyber Death
- ahli linux kernel, bahasa C, Javascript
- Ahli Gelombang Mikro / Spektrum
- Ahli enkripsi cryptographi
- Ahli Satelit / Nuklir
- Ahli Pembuat infra merah / Radar
- Ahli Membuat Virus Death
- Ahli infiltrasi Sistem Pakar

email : angsahitam@inbox.com
masukan dalam email kode yang dikehendaki
misalnya 301 : (untuk batalion pembunuhh Thogut / tokoh-politik)

email : seleksidim@yandex.com
BalasHapus

Nilai Plus mengatakan...

Kok percaya kafir???? Albert Einsten mengatakan "Aku tidak tahu senjata apa yang akan digunakan dalam Perang Dunia III, yang ku tahu pasti, kita akan menggunakan batu dan kayu sebagai senjata dalam perang berikutnya.".. hadits kan bisa kiasan. Kayu popor senjata dan batu itu belerang mesiu...wallahu alam

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India